BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Rooting adalah proses yang
memungkinkan pengguna sistem operasi seluler Android untuk mendapatkan kontrol
istimewa (dikenal sebagai akses root) atas berbagai subsistem Android. Karena
Android didasarkan pada versi kernel Linux yang dimodifikasi, rooting perangkat
Android memberikan akses yang serupa ke izin administratif (pengguna super)
seperti di Linux atau sistem operasi mirip Unix lainnya seperti FreeBSD atau
macOS.
Rooting
sering dilakukan dengan tujuan mengatasi batasan yang dipasang oleh operator
dan produsen perangkat keras pada beberapa perangkat. Dengan demikian, rooting
memberikan kemampuan (atau izin) untuk mengubah atau mengganti aplikasi dan
setelan sistem, menjalankan aplikasi khusus ("aplikasi") yang
memerlukan izin tingkat administrator, atau melakukan operasi lain yang tidak
dapat diakses oleh pengguna Android biasa. Pada beberapa perangkat, rooting
juga dapat memfasilitasi penghapusan dan penggantian total sistem operasi
perangkat, biasanya dengan rilis terbaru dari sistem operasi saat ini.
B. Rumusan
Masalah
Dari latar belakang yang telah terpapar
diatas dapat dibuat beberapa macam permasalah, permasalahan, antara lain
sebagai berikut
1. Apakah
Yang Dimaksud Dengan Full System Access (Rooting)?
2.
Bagaimana Cara Melakukan Full System Access (Rooting) ?
3.
Sebutkan Kekuragan Dan Kelebihan Full System Access (Rooting) ?
C. Tujuan
Masalah
Dari rumusan masalah yang telah ada diatas maka dapat diketahui
tujuan dari penulisan masalah ini adalah sebagai berikut :
1.
Mengetahui
maksud dari Full
System Access (Rooting).
2.
Mengetahui
lebih dekat dengan Full System Access (Rooting).
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Full System Access (Rooting)
Rooting adalah proses membuka sistem operasi Android sehingga
Anda memiliki kebebasan penuh atas apa yang dilakukannya, bagaimana cara
kerjanya dan apa yang bekerja dengannya. Android sangat terbuka karena tetapi
rooting menghilangkan keterbatasan sistem operasi dan memungkinkan Anda
mengontrol sepenuhnya bagaimana perangkat beroperasi.
Rooting
sering dilakukan dengan tujuan mengatasi batasan yang dipasang oleh operator
dan produsen perangkat keras pada beberapa perangkat. Dengan demikian, rooting
memberikan kemampuan (atau izin) untuk mengubah atau mengganti aplikasi dan
setelan sistem, menjalankan aplikasi khusus ("aplikasi") yang
memerlukan izin tingkat administrator, atau melakukan operasi lain yang tidak
dapat diakses oleh pengguna Android biasa. Pada beberapa perangkat, rooting
juga dapat memfasilitasi penghapusan dan penggantian total sistem operasi
perangkat, biasanya dengan rilis terbaru dari sistem operasi saat ini.
B. Cara Melakukan Full System Access (Rooting)
Di Android, pengguna bisa mengoprek sistem
operasi sesuai keinginan sehingga tampilan ataupun kinerja Android bisa lebih
optimal. Namun, sebelum itu, pengguna harus melakukan root terlebih dahulu.
a.
Persiapan
Penting Sebelum Root
Sebelum
melakukan root, Anda harus mengubah sedikit pengaturan pada Android. Tujuan
dari langkah ini adalah agar aplikasi root bisa terinstall dengan baik di
Android.
1.
Silahkan
buka aplikasi Pengaturan di HP Samsung Anda.
2.
Setelah
itu, klik pengaturan Biometrik dan Keamanan lalu
pilih Install aplikasi yang tidak dikenal.
3.
Karena
nantinya akan menginstall aplikasi dari File Manager,
maka kita izinkan install aplikasi dari File Manager.
Silahkan pilih FIle Saya lalu aktifkan Izinkan
dari sumber ini dengan klik toggle sampai
aktif atau berwarna biru.
4.
Selesai
Selanjut nya masuk ke langkah
rooting,
1.
Pertama,
silahkan Anda download dan install aplikasi KingRoot.
2.
Setelah
itu, buka aplikasinya. Pada halaman awal, silahkan pilih Try
It dan tunggu proses checking beberapa saat.
3.
Selanjutnya,
klik Try Root untuk mulai proses rooting. Silahkan tunggu
beberapa menit sampai proses selesai.
4.
Jika
proses selesai dan berhasil, maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini,
ada tulisan Root gained.
5.
Jika
Anda klik menu (garis tiga di pojok kiri atas), maka akan
muncul KingRoot Labs dengan keterangan Root successfully.
6.
Selesai.
C. Kekuragan Dan Kelebihan Full System Access (Rooting)
Kekuragan :
1.
Garansi
Hilang
Sebagian
besar produsen Android tidak mengijinkan penggunanya untuk melakukan root Android.
Salah satu konsekuensi dari root Android yang dilakukan
adalah hilangnya garansi resmi, walaupun masa garansinya belum habis. Jadi,
kalau terjadi error sistem atau bahkan kerusakan komponen,
pihak produsen tidak bertanggung jawab.
2.
Kerusakan
Sistem, Error,
Bagi
kamu yang sering ngoprek HP Android, pasti sudah nggak asing kan dengan
istilah-istilah di atas? Intinya sih, jika terdapat kesalahan atau kegagalan
saat melakukan root Android, HP Android kamu bisa saja
mengalami bootloop, nggak bisa masuk ke sistem, atau
bahkan mati total. Kegagalan root juga beresiko merusak
komponen alias hardware HP Android kamu, loh! Yap, inilah
salah satu resiko terbesar yang mengancam HP Android yang di-root.
3.
Keamanan
HP Android Menurun dan Terancam Malware
Dengan
melakukan rooting Android, akses ke dalam file sistem
menjadi lebih terbuka. Sehingga Android yang sudah di-root akan
lebih rentan terhadap serangan malware. Namun, hal ini dapat
dicegah dengan penggunaan yang benar, serta tidak men-download aplikasi Android
secara sembarangan. Kalau kamu butuh aplikasi Android yang keren dan berguna,
download aja di halaman Apps dan Games JalanTikus. Semuanya dijamin legal, gratis,
dan aman dari malware.
Kelebihan :
1.
Buang
Aplikasi Bawaan (Bloatware) yang Nggak Berguna
HP
Android umumnya memiliki berbagai aplikasi bawaan alias bloatware yang jarang banget kamu gunakan,
atau bahkan nggak berguna sama sekali. Yang ngeselin, beberapa aplikasi bawaan
ini nggak bisa dihapus dengan cara biasa, bahkan nggak bisa di-disable.
Untuk menghapusnya, kamu butuh akses root Android.
2.
Bikin
Baterai HP Android Lebih Hemat dan Awet
Dengan
akses root, kamu bisa melakukan beberapa hal yang bisa bikin
kinerja baterai HP Android kamu lebih hemat dan awet. Salah
satunya adalah dengan melakukan kalibrasi baterai menggunakan aplikasi Battery
Calibration.
Cara kerjanya adalah menghapus file "batterystats.bin" yang
terdapat dalam sistem.
3.
Kinerja
Android Lebih Ringan dan Ngebut
Kinerja
HP Android kamu dapat dibuat lebih ringan dan ngebut dengan berbagai cara.
Salah satu cara yang paling gampang adalah dengan menggunakan aplikasi Greenify yang dapat membuat RAM kamu jadi
jauh lebih lega dan kinerjanya jadi makin ringan.
4.
Memori
Internal Jadi Jauh Lebih Lega
Saat
ini, HP Android terbaru biasanya dibekali memori internal dengan kapasitas besar. Tujuannya, supaya bisa
menyimpan banyak data sistem, aplikasi, serta data pribadi. Tapi bagaimana jika
HP Android kamu keluaran lama, atau yang harganya murah meriah? Dengan
akses root, kamu bisa membuang berbagai aplikasi bawaan yang
bikin memori internal kamu penuh sesak, serta dapat memindahkan data-data
aplikasi ke kartu memori dengan aplikasi Link2SD. Jadi, memori internal kamu jadi jauh
lebih lega dan kinerja Android kamu pun akan semakin ringan dan ngebut.
5.
Custom
ROM Bikin Android Lebih Keren dan Unik
Kalau kamu bosan dengan tampilan HP
Android kamu yang cuma gitu-gitu aja, atau pengen tampil beda dengan Custom ROM, berarti kamu harus root Android
kamu. Dengan menggunakan Custom ROM, tampilan Android kamu akan lebih keren,
serta banyak fitur unik yang nggak tersedia di Android biasa.
Komentar
Posting Komentar